Tampilkan postingan dengan label tips answer difficult question interview. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips answer difficult question interview. Tampilkan semua postingan

Langkah Awal yang Kurang Diperhatikan Job Hunter : Riset Perusahaan yang Akan Dilamar

Jumat, Desember 09, 2022 Add Comment
cara melamar kerja
 Bingung mencari kerja

Langkah awal terpenting yang seringkali dilewatkan oleh para job hunter adalah : riset informasi perusahaan yang dituju. Bila pun melakukan pencarian informasi, kebanyakan job hunter hanya cukup sampai pada posisi lowongan kerja yang ditawarkan dan alamat perusahaan.

Informasi tentang perusahaan yang akan dilamar sangat penting karena akan membantu Anda dalam beberapa hal berikut ini:

  • Mengetahui apa yang diharapkan dari Anda: Informasi tentang perusahaan akan membantu Anda mengetahui apa yang diharapkan dari Anda jika Anda diterima bekerja di perusahaan tersebut. Ini akan membantu Anda mengatur prioritas dan mempersiapkan diri untuk pekerjaan tersebut.
  • Mempersiapkan diri untuk wawancara kerja: Informasi tentang perusahaan juga akan membantu Anda mempersiapkan diri untuk wawancara kerja. Anda dapat menggunakan informasi tersebut untuk mengembangkan pertanyaan yang relevan dan mempersiapkan jawaban yang tepat.
  • Menunjukkan bahwa Anda tertarik dengan pekerjaan tersebut: Menunjukkan bahwa Anda telah melakukan riset tentang perusahaan akan menunjukkan bahwa Anda benar-benar tertarik dengan pekerjaan tersebut, dan bahwa Anda siap bekerja keras untuk bergabung dengan perusahaan tersebut.
  • Membantu Anda membuat keputusan: Informasi tentang perusahaan akan membantu Anda membuat keputusan tentang apakah Anda benar-benar tertarik dengan pekerjaan tersebut dan apakah perusahaan tersebut sesuai dengan nilai-nilai dan prioritas Anda.
  • Menunjukkan profesionalisme: Melakukan riset tentang perusahaan yang akan dilamar juga akan menunjukkan bahwa Anda adalah seorang profesional yang serius dan siap bekerja keras untuk mencapai tujuan Anda.

Dengan demikian, informasi tentang perusahaan yang akan dilamar sangat penting karena akan membantu Anda mengetahui apa yang diharapkan dari Anda, mempersiapkan diri untuk wawancara kerja, menunjukkan bahwa Anda tertarik dengan pekerjaan tersebut, membantu Anda membuat keputusan, dan menunjukkan profesionalisme.

Untuk mencari informasi tentang perusahaan yang akan dilamar, Anda dapat melakukan beberapa hal berikut ini:

  1. Kunjungi situs web perusahaan: Banyak perusahaan memiliki situs web yang menyajikan informasi tentang sejarah perusahaan, produk dan layanan yang ditawarkan, serta struktur organisasi perusahaan.
  2. Baca laporan tahunan perusahaan: Laporan tahunan perusahaan biasanya tersedia di situs web perusahaan atau dapat diunduh dari situs entitas penyedia informasi keuangan seperti Yahoo Finance atau Bloomberg. Laporan tahunan menyajikan informasi tentang kinerja keuangan perusahaan, serta rencana strategis untuk masa depan.
  3. Telusuri berita terkait perusahaan: Anda dapat menggunakan mesin pencari seperti Google untuk mencari berita terkait perusahaan yang akan dilamar. Ini akan membantu Anda mengetahui apa yang sedang terjadi di perusahaan tersebut, serta bagaimana perusahaan tersebut dianggap oleh publik dan industri.
  4. Bicara dengan orang yang bekerja di perusahaan: Jika Anda mengenal seseorang yang bekerja di perusahaan yang akan dilamar, maka tanyakanlah kepada mereka tentang bagaimana kondisi kerja di perusahaan tersebut, serta apa yang mereka sukai dan tidak sukai tentang bekerja di sana. Ini akan memberikan gambaran yang lebih akurat tentang kultur kerja di perusahaan tersebut.
  5. Ikuti perusahaan di media sosial: Perusahaan seringkali membagikan informasi tentang kegiatan perusahaan di akun media sosial seperti Twitter, Facebook, dan LinkedIn. Ini dapat menjadi sumber informasi yang baik tentang apa yang sedang terjadi di perusahaan tersebut.

Sekali lagi harus dipahami bahwa mencari informasi tentang perusahaan yang akan dilamar adalah salah satu langkah penting dalam proses lamaran kerja. Ini akan membantu Anda mengetahui apa yang diharapkan dari Anda jika Anda diterima bekerja di perusahaan tersebut, serta membantu Anda mempersiapkan diri untuk wawancara kerja.






Tanda Diterima saat Wawancara Kerja

Sabtu, Juni 28, 2014 Add Comment
Ada beberapa tahap dalam proses seleksi penerimaan karyawan atau recruitment. Wawancara kerja adalah tahap yang paling menentukan, tapi juga mengandung unsur subyektifitas paling tinggi. Berhasil atau tidaknya wawancara kerja tergantung suasana hati petugas pewawancara.

Meskipun penting wawancara kerja bukan satu-satunya syarat diterima kerja. Meskipun saat wawancara kerja Anda menunjukkan tanda-tanda berhasil, belum bisa dipastikan Anda diterima kerja. Tapi biasanya test wawancara kerja, khususnya dengan jajaran pimpinan perusahaan, dilakukan setelah tahapan test yang lain dinyatakan lulus.

Bila Anda mempersiapkan diri menghadapi wawancara kerja dengan baik semaksimal mungkin, sebenarnya Anda juga telah mempersiapkan diri menghadapi test-test lainnya. Agar berhasil dalam wawancara kerja Anda harus menyiapkan diri dan banyak berlatih sehingga badan sehat dan pikiran tenang, maka Anda juga akan mudah menghadapi test kesehatan dan psycho test.


1.     Proses wawancara yang lama.
Bila pewawancara tidak tertarik kepada Anda pada kesan pertama tidak mungkin sudi berlama-lama meneruskan proses wawancara. Penampilan Anda membuat mereka terkesan dan ingin memastikan Anda layak mendapat kesempatan.

2.     Pertanyaan yang terkesan ‘mengejar’.
Proses wawancara kerja beda dengan sidang skripsi. Pertanyaan penguji sidang skripsi yang ‘mengejar’ karena ragu Anda telah menguasai materi. Sedangkan pertanyaan pewawancara kerja yang ‘mengejar’ karena tertarik kepada Anda dan ingin menggali sebanyak mungkin point positif dari diri Anda untuk laporan rekomendasi kepada dewan pimpinan perusahaan. Bila pewawancara kerja tidak tertarik kepada Anda, atau jawaban-jawaban Anda, mereka tidak akan mau repot-repot menambah pertanyaan, apalagi antrian peserta interview masih panjang.

3.     Pertanyaan tentang gaji.
Saat Anda mendapat pertanyaan tentang gaji yang diinginkan, bersyukurlah karena sembilan puluh persen kemungkinan petugas pewawancara tertarik kepada Anda. Kecuali secara prosedur perusahaan pewawancara wajib menanyakan gaji yang diinginkan, mereka tidak akan menanyakan itu bila tidak tertarik untuk menerima Anda sebagai karyawan.

4.     Pertanyaan tentang kesiapan bekerja.
Perusahaan melakukan proses seleksi karena sangat membutuhkan karyawan secepatnya. Tapi mereka juga tidak gegabah menerima karyawan, apalagi perusahaan besar yang peminat penawaran kerjanya sangat banyak. Selain untuk menguji sebesar apa keseriusan Anda bergabung dalam perusahaan mereka, pertanyaan tentang kapan Anda bisa mulai aktif bekerja adalah tanda bahwa petugas pewawancara tertarik dan memilih Anda untuk dipertimbangkan lebih lanjut.

5.     Penjadwalan proses berikutnya.
Bila wawancara kerja berhasil petugas pewawancara akan menginformasikan kepada Anda tentang proses selanjutnya yang harus dipersiapkan. Minimal mereka akan meminta Anda menyiapkan nomor yang bisa dihubungi sewaktu-waktu untuk undangan tahap proses recruitment selanjutnya.


Lima hal di atas hanya tanda-tanda, bukan kepastian. Anda harus banyak berdoa dan menyiapkan diri sebaik mungkin untuk tahap selanjutnya, sambil mengikuti proses recruitment di perusahaan lain sebagai ikhtiar lain.

Ikuti terus artikel-artikel tentang berburu kerja menuju puncak karir di http://www.jobhuntingcenter.com ini, dan nantikan informasi tentang pelatihan membuat surat lamaran kerja dan resume yang powerful.
Jasa pembuatan curriculum vitae dan surat lamaran kerja
gambar dari http://www.all-free-download.com

Tips Menghilangkan Ketegangan Menjelang Wawancara Kerja

Sabtu, Juni 21, 2014 Add Comment
Semua pencari kerja pasti sangat senang bila mendapat surat panggilan wawancara kerja, suatu harapan besar mendekati kesuksesan. Tapi hampir semua pencari kerja juga merasa tegang menjelang interview kerja.

Tegang, atau stress, menghadapi wawancara kerja adalah reaksi yang wajar. Semua orang akan tegang bila berhadapan dengan situasi penting yang mempengaruhi masa depan.

Berikut 5 tips untuk menurunkan ketegangan menjelang wawacara kerja :

1.     Banyak berdoa.
Orang yang tegang karena merasa memanggul beban sendirian. Dengan berdoa, mohon pertolongan dan memasrahkan beban-beban kepada Tuhan, akan mengurangi ketegangan.
 
2.     Senam ringan.
Lakukan senam peregangan untuk melemaskan syaraf yang tegang. Lakukan rutin saat bangun dan sebelum tidur selama beberapa hari menuju hari wawancara kerja.
 
3.     Minum teh.
Minumlah teh pagi hari menjelang wawancara kerja. Cara minumnya harus tenang, tidak terburu-buru, sambil menikmati aroma teh.
 
4.     Senyum.
Orang stress sulit senyum, dan senyum Anda akan mengurai stress. Senyumlah di depan cermin setelah mandi, nikmati senyum tulus Anda. Senyumlah pada semua orang yang Anda temui dari rumah menuju tempat wawancara kerja. Pertahankan senyum tulus Anda selama dalam ruangan wawancara kerja.
 
5.     Obrolan ringan.
Buatlah obrolan ringan dengan para kandidat karyawan lain di ruang tunggu. Kumpulkan informasi tentang mereka, suatu saat informasi itu akan berguna, minimal memperluas jaringan Anda.

gambar dari http://www.all-free-download.com

5 Sikap Utama Saat Menjawab Pertanyaan Wawancara Kerja

Rabu, Juni 11, 2014 Add Comment
Wawancara kerja adalah tahap recruitment yang sangat penting. Hasil wawancara kerja yang seringkali menjadi pertimbangan utama diterima atau tidaknya calon karyawan, setelah melalui serangkaian test.

Anda harus benar-benar memahami bagaimana menghadapi sesi wawancara kerja ini dan mempersiapkannya dengan baik.

Ada lima sikap utama yang harus Anda miliki saat menjawab pertanyaan  wawancara kerja :

1.     Jujur.
Sikap jujur ini mutlak dan tidak bisa ditawar-tawar. Sedikit saja Anda tidak jujur maka tinggal menunggu kehancuran. (artikel terkait : Manfaat Besar Kejujuran)
 
2.     Yakin.
Anda harus yakin pada diri sendiri : kekuatan, kelebihan, manfaat. Ketidakyakinan Anda pada diri sendiri akan mudah terbaca pada jawaban-jawaban pertanyaan wawancara kerja. Bila Anda tidak yakin pada diri sendiri bagaimana mungkin mampu meyakinkan orang lain? Anda harus melatih dan menguatkan keyakinan ini. (artikel terkait : Cara Menjawab Wawancara Kerja yang Baik dan Efektif –Persiapan yang Matang)
 
3.     Jelas.
Cara Anda menjawab pertanyaan wawancara kerja harus jelas dan mudah dipahami. Anda harus melatih kualitas kemampuan komunikasi. (artikel terkait : Latihan Komunikasi untuk Persiapan MenghadapiWawancara Kerja)
 
4.     Relevant.
Setiap jawaban Anda harus sesuai dengan apa yang ingin didengar oleh petugas pewawancara. Karena itu Anda harus berusaha, melakukan persiapan sebaik mungkin, mencari informasi tentang perusahaan. (artikel terkait : Dapatkan Informasi tentang Posisi Pekerjaan yangDitawarkan)
 
5.     Fokus.
Anda harus fokus pada kelebihan-kelebihan diri. Anda juga harus fokus pada pertanyaan petugas pewawancara.  Hindari menyampaikan sesuatu yang tidak ada manfaatnya  atau ngelantur tanpa tujuan. Anda harus mempersiapkan diri dan melatihnya. (artikel terkait :Persiapan Menghadapi Wawancara Kerja - Fokus pada Bab yang Sesuai)

Gambar dari http://www.all-free-download.com

Gugup Saat Wawancara Kerja karena Berpikir Negatif

Senin, Juni 09, 2014 Add Comment
Gugup saat menghadapi wawancara kerja adalah hal yang wajar. Hampir semua orang mengalaminya. Yang harus diwaspadai adalah tingkat gugup yang terlalu tinggi sehingga menyebabkan Anda tidak bisa berpikir jernih, berbicara tidak lancar, dan bertindak tidak wajar.

Penyebab gugup adalah kekhawatiran dan kecemasan. Khawatir dan cemas pada kadar tertentu akan bermanfaat karena memicu, memotivasi Anda untuk melakukan persiapan sebaik mungkin. Tapi bila berlebihan akan menyebabkan sebaliknya, merugikan.

Beberapa penyebab terlalu gugup menghadapi wawancara kerja adalah karena pikiran negative,  anggapan keliru tentang wawancara kerja :

1.     Merasa akan menghadapi pengadilan atau interogasi .
Banyak orang menganggap wawancara kerja bagaikan pengadilan. Mereka bagaikan dihadapkan pada majelis hakim yang akan mengorek kesalahan-kekurangan, atau merasa akan menghadapi aparat hukum yang menginterogasi.
 

2.     Menganggap petugas pewawancara bertugas untuk menjatuhkan .
Banyak orang menganggap petugas pewawancara mendapat tugas dari perusahaan untuk mencari alasan menolak mereka.
 

3.     Membayangkan petugas pewawancara bagaikan guru killer yang marah besar bila muridnya tidak bisa menjawab pertanyaan.
Banyak orang menganggap petugas pewawancara adalah orang-orang yang tidak ramah bahkan sadis.
 
Padahal faktanya :

1.     Wawancara kerja hanyalah salah satu tahap proses recruitment yang bertujuan untuk melengkapi data calon karyawan. Wawancara kerja tidak jauh beda dengan kondisi  saat Anda mengurus KTP atau surat penting di kelurahan dan petugas kelurahan mengajukan banyak pertanyaan.
 
2.     Petugas pewawancara kerja mendapat tugas dari perusahaan untuk mendapatkan karyawan yang terbaik secepat mungkin. Bahkan bila perlu mereka berharap semua kandidat yang dipanggil wawancara kerja memenuhi criteria dan langsung bisa bekerja , sehingga tugasnya jadi ringan.
 
3.     Petugas pewawancara kerja memiliki beban moral yang berat. Salah bersikap atau bertanya sehingga menyebabkan kesalahan informasi akan mempengaruhi nasib dan masa depan para kandidat karyawan yang mengikuti wawancara kerja, dan ini mereka sadari sebagai beban. Karena itu mereka sangat berhati-hati dalam menghadapi para peserta wawancara kerja.


Gambar dari http://www.dreamstimefree.com