Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan

Tren Pekerjaan di Masa Depan yang Semakin Dibutuhkan

Kamis, Desember 22, 2022 Add Comment

Trend pekerjaan di masa depan akan terus berkembang dan berubah sesuai dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar kerja. Namun, beberapa trend pekerjaan yang mungkin terjadi di masa depan termasuk:


1. Bidang Teknologi

Pertumbuhan pekerjaan di bidang teknologi: Bidang teknologi, termasuk teknologi informasi dan komunikasi, diperkirakan akan terus tumbuh dan menjadi semakin penting dalam berbagai industri. Pekerjaan seperti data scientist, developer, dan analis data mungkin akan menjadi lebih populer di masa depan.

1. Bidang teknologi diperkirakan akan terus tumbuh dan menjadi semakin penting dalam berbagai industri di masa depan. Pekerjaan di bidang teknologi, termasuk teknologi informasi dan komunikasi, mungkin akan menjadi lebih populer di masa depan. 

2 Beberapa contoh pekerjaan di bidang teknologi yang mungkin akan mengalami pertumbuhan di masa depan termasuk: 

  • Data scientist: Data scientist adalah profesional yang bertanggung jawab untuk mengumpulkan, menganalisis, dan menginterpretasikan data untuk membantu perusahaan mengambil keputusan yang tepat. 
  • Developer: Developer adalah profesional yang bertanggung jawab untuk mengembangkan dan mengimplementasikan software dan aplikasi.
  • Analis Data: Analis data adalah profesional yang bertanggung jawab untuk mengumpulkan, menganalisis, dan menginterpretasikan data untuk membantu perusahaan mengambil keputusan yang tepat.
  • Teknisi Jaringan: Teknisi jaringan adalah profesional yang bertanggung jawab untuk mengelola, memelihara, dan mengembangkan jaringan komputer.
  • Sistem Analis: Sistem analis adalah profesional yang bertanggung jawab untuk mengidentifikasi dan menyelesaikan masalah teknis dalam sistem informasi.

2. Bidang Jasa Kependudukan

Pertumbuhan pekerjaan di bidang jasa kependudukan: Pertumbuhan penduduk yang terus berlangsung di seluruh dunia mungkin akan meningkatkan permintaan akan pekerjaan di bidang jasa kependudukan, seperti kesehatan, pendidikan, dan layanan sosial.

Pertumbuhan penduduk yang terus berlangsung di seluruh dunia mungkin akan meningkatkan permintaan akan pekerjaan di bidang jasa kependudukan, seperti kesehatan, pendidikan, dan layanan sosial. Beberapa contoh pekerjaan di bidang jasa kependudukan yang mungkin akan mengalami pertumbuhan di masa depan termasuk:

  • Dokter: Dokter adalah profesional yang bertanggung jawab untuk mengobati penyakit dan melakukan tindakan medis untuk menjaga kesehatan pasien.
  • Perawat: Perawat adalah profesional yang bertanggung jawab untuk merawat pasien dan melakukan tindakan medis sesuai dengan instruksi dokter.
  • Guru: Guru adalah profesional yang bertanggung jawab untuk mengajar dan mengelola kelas siswa di sekolah.
  • Psikolog: Psikolog adalah profesional yang bertanggung jawab untuk mengevaluasi dan mengobati masalah mental dan emosional seseorang.
  • Sosial worker: Sosial worker adalah profesional yang bertanggung jawab untuk membantu individu dan keluarga yang mengalami masalah sosial dan emosional.

3. Bidang Energi Terbarukan

Pertumbuhan pekerjaan di bidang energi terbarukan: Dengan semakin besarnya kepedulian terhadap lingkungan, diharapkan akan terjadi pertumbuhan pekerjaan di bidang energi terbarukan seperti tenaga surya dan angin.

Dengan semakin besarnya kepedulian terhadap lingkungan, diharapkan akan terjadi pertumbuhan pekerjaan di bidang energi terbarukan seperti tenaga surya dan angin. Beberapa contoh pekerjaan di bidang energi terbarukan yang mungkin akan mengalami pertumbuhan di masa depan termasuk:

  • Insinyur Energi terbarukan: Insinyur energi terbarukan adalah profesional yang bertanggung jawab untuk mengembangkan dan mengelola sistem energi terbarukan.
  • Teknisi energi terbarukan: Teknisi energi terbarukan adalah profesional yang bertanggung jawab untuk memelihara dan mengoperasikan sistem energi terbarukan.
  • Desainer sistem energi terbarukan: Desainer sistem energi terbarukan adalah profesional yang bertanggung jawab untuk merancang sistem energi terbarukan yang efisien dan ramah lingkungan.
  • Ahli Lingkungan: Ahli lingkungan adalah profesional yang bertanggung jawab untuk membantu perusahaan dan organisasi dalam mengelola dan melindungi lingkungan.
  • Penjual energi terbarukan: Penjual energi terbarukan adalah profesional yang bertanggung jawab untuk menjual produk dan layanan energi terbarukan kepada konsumen.

4. Bidang Kreatif

Pertumbuhan pekerjaan di bidang kreatif: Industri hiburan dan kreatif diperkirakan akan terus tumbuh di masa depan, dengan pertumbuhan pekerjaan seperti penulis, seniman, dan designer.

Ekonomi kreatif adalah sektor ekonomi yang terdiri dari industri yang menciptakan dan menjual produk dan jasa yang berkaitan dengan kreativitas, keahlian, dan kecerdasan intelektual. Industri ekonomi kreatif meliputi industri hiburan, seni, desain, mode, dan lainnya yang berkaitan dengan kreativitas manusia.

Ekonomi kreatif dianggap sebagai sektor ekonomi yang penting karena dapat memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan pengembangan keterampilan intelektual. Selain itu, industri ekonomi kreatif juga dapat menciptakan lapangan kerja yang bervariasi dan menghasilkan produk dan jasa yang unik dan bernilai tinggi.

Ekonomi kreatif juga dianggap sebagai sektor ekonomi yang dinamis dan adaptif, yang mampu menyesuaikan diri dengan perubahan teknologi dan pasar. Namun, ekonomi kreatif juga memiliki tantangan, seperti ketergantungan terhadap pasar yang tidak pasti dan ketergantungan terhadap teknologi yang terus berkembang.

Industri hiburan dan kreatif diperkirakan akan terus tumbuh di masa depan, dengan pertumbuhan pekerjaan seperti penulis, seniman, dan designer. Beberapa contoh pekerjaan di bidang kreatif yang mungkin akan mengalami pertumbuhan di masa depan termasuk:

  • Penulis: Penulis adalah profesional yang bertanggung jawab untuk menulis teks untuk buku, artikel, skenario, dan konten lainnya.
  • Seniman: Seniman adalah profesional yang bertanggung jawab untuk menciptakan karya seni seperti lukisan, patung, dan karya seni lainnya.
  • Designer: Designer adalah profesional yang bertanggung jawab untuk merancang produk, seperti pakaian, perabotan, dan desain interior.
  • Fotografer: Fotografer adalah profesional yang bertanggung jawab untuk mengambil dan mengedit foto untuk berbagai tujuan, seperti publikasi, iklan, atau dokumentasi.
  • Musisi: Musisi adalah profesional yang bertanggung jawab untuk memainkan musik dan menciptakan komposisi musik.

5. Berbasis Teknologi Tinggi

Pekerjaan yang berbasis teknologi tinggi: Teknologi seperti intelijen buatan (AI), internet of things (IoT), dan realitas virtual akan terus berkembang dan mungkin akan menciptakan peluang pekerjaan baru di masa depan.

Pekerjaan yang berbasis teknologi tinggi, seperti intelijen buatan (AI), internet of things (IoT), dan realitas virtual, diperkirakan akan terus tumbuh di masa depan. Hal ini dikarenakan teknologi-teknologi tersebut sedang berkembang dengan cepat dan mulai diterapkan dalam berbagai bidang, seperti kesehatan, transportasi, dan industri.

Pekerjaan yang berbasis teknologi tinggi mungkin termasuk pekerjaan seperti:

  • Data scientist: Seorang data scientist bertugas mengumpulkan, menganalisis, dan mengevaluasi data untuk menemukan pola dan memprediksi tren di masa depan. Mereka sering bekerja di bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK).
  • Analis data: Seorang analis data bertugas mengumpulkan dan menganalisis data untuk menentukan solusi yang efektif untuk masalah bisnis. Mereka sering bekerja di bidang keuangan, periklanan, atau penjualan.
  • Developer AI: Seorang developer AI bertugas membuat dan mengembangkan sistem intelijen buatan. Mereka sering bekerja di bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK).
  • Ahli IoT: Seorang ahli IoT bertugas membangun dan mengelola sistem internet of things (IoT). Mereka sering bekerja di bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK).
  • Ahli realitas virtual: Seorang ahli realitas virtual bertugas membuat dan mengembangkan sistem realitas virtual. Mereka sering bekerja di bidang hiburan, pembelajaran, atau industri.

Pekerjaan yang berbasis teknologi tinggi mungkin akan menjadi lebih populer di masa depan karena semakin banyaknya perusahaan yang mulai menggunakan teknologi-teknologi tersebut dalam operasional mereka. Namun, untuk menjadi seorang profesional dalam bidang ini, seseorang biasanya harus memiliki latar belakang pendidikan dan keahlian yang tepat serta terus mengikuti perkembangan teknologi terbaru.

Cara Mencari Kerja di Jobstreet

Senin, Desember 12, 2022 Add Comment


Untuk mencari kerja di Jobstreet, ikuti langkah-langkah berikut ini:

  1. Kunjungi website Jobstreet dan buat akun jika Anda belum memilikinya.
  2. Perbarui profil Anda di Jobstreet dengan informasi mengenai pengalaman kerja, pendidikan, dan keahlian Anda.
  3. Buat resume yang menarik dan menonjolkan keahlian dan pengalaman kerja Anda.
  4. Cari lowongan kerja yang sesuai dengan kualifikasi dan pengalaman kerja Anda dengan menggunakan fitur pencarian di website Jobstreet.
  5. Kirim lamaran kerja dan resume Anda ke perusahaan yang Anda minati dengan mengikuti petunjuk yang tersedia di website Jobstreet.
  6. Pantau lowongan kerja yang tersedia di Jobstreet dan tanggap mengirimkan lamaran jika ada lowongan yang sesuai dengan kualifikasi Anda.

Untuk memasukkan kata kunci ke dalam CV/resume Anda agar lebih mudah ditemukan oleh perusahaan di Jobstreet, berikut adalah beberapa tips yang dapat Anda lakukan:

  • Pastikan bahwa CV/resume Anda mencantumkan informasi yang sesuai dengan lowongan kerja yang Anda inginkan. Misalnya, jika Anda mencari pekerjaan sebagai programmer, pastikan bahwa CV/resume Anda mencantumkan keahlian Anda dalam bahasa pemrograman yang relevan.
  • Gunakan kata kunci yang tepat dalam CV/resume Anda. Misalnya, jika Anda memiliki keahlian dalam bahasa pemrograman Java, pastikan untuk mencantumkan kata kunci tersebut dalam CV/resume Anda.
  • Buat daftar kata kunci yang relevan dengan pekerjaan yang Anda inginkan, lalu pastikan bahwa kata-kata tersebut muncul dalam CV/resume Anda. Misalnya, jika Anda mencari pekerjaan sebagai marketing, kata kunci yang relevan mungkin berupa "strategi pemasaran", "analisis pasar", atau "kampanye iklan".
  • Pastikan bahwa CV/resume Anda terstruktur dengan baik dan mudah dibaca, agar perusahaan dapat menemukan kata kunci yang Anda masukkan dengan mudah.

Cara Mencari Kerja Menggunakan LinkedIn

Minggu, Desember 11, 2022 Add Comment

Mencari kerja melalui LinkedIn dapat efektif jika dilakukan dengan benar. LinkedIn adalah platform jejaring profesional yang banyak digunakan oleh para profesional untuk mencari peluang kerja, memperluas jaringan mereka, dan menunjukkan keahlian mereka. Dengan menggunakan LinkedIn, Anda dapat menemukan lowongan kerja yang sesuai dengan keahlian dan pengalaman Anda, serta terhubung dengan orang-orang yang dapat membantu Anda dalam upaya pencarian kerja Anda.

Jasa Penulisan Profil di LinkedIn

Berikut adalah beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk menggunakan LinkedIn dalam mencari pekerjaan:

  • Buat profil LinkedIn yang lengkap dan menarik. Pastikan profil Anda mencerminkan keahlian dan pengalaman kerja yang Anda miliki, serta menunjukkan minat dan tujuan kerja yang Anda inginkan.
  • Cari lowongan pekerjaan yang sesuai dengan keahlian Anda di LinkedIn. Anda dapat menggunakan fitur pencarian pekerjaan di LinkedIn untuk menemukan lowongan pekerjaan yang sesuai dengan keahlian dan lokasi Anda.
  • Hubungi perusahaan yang Anda minati melalui LinkedIn. Anda dapat mengirimkan pesan atau permintaan berteman kepada perusahaan yang Anda minati, lalu menanyakan apakah mereka membuka lowongan pekerjaan yang sesuai dengan keahlian Anda.
  • Bergabung dengan grup-grup profesi di LinkedIn. Anda dapat bergabung dengan grup-grup yang terkait dengan industri atau profesi yang Anda minati, lalu bertukar informasi dan ide dengan anggota grup lainnya. Ini dapat membantu Anda menemukan informasi lowongan pekerjaan yang belum dipublikasikan secara luas.
  • Perbarui status dan berbagi konten di LinkedIn secara teratur. Anda dapat memperbarui status dan berbagi konten yang berkaitan dengan keahlian atau minat profesi Anda, lalu memperoleh dukungan dan tanggapan dari teman dan rekan kerja Anda. Ini dapat membantu meningkatkan visibilitas profil LinkedIn Anda di kalangan para profesional lainnya.

Berikut adalah beberapa tips untuk membuat profil LinkedIn yang baik:

  1. Gunakan foto yang profesional untuk menjadi foto profil Anda. Ini akan membantu orang lain mengingat Anda dan memperlihatkan bahwa Anda serius tentang profil LinkedIn Anda.
  2. Buat judul profil yang menggambarkan posisi atau keahlian Anda dengan jelas. Ini akan membantu orang lain menemukan Anda dengan mudah melalui pencarian LinkedIn.
  3. Jelaskan secara singkat tentang diri Anda di bagian Profil Singkat. Ini adalah kesempatan Anda untuk menunjukkan keahlian dan pengalaman Anda dengan menggunakan kata-kata yang menarik dan menjual.
  4. Tambahkan keahlian dan bahasa yang Anda kuasai di bagian Keahlian. Ini akan membantu orang lain menemukan Anda ketika mereka mencari profesional dengan keahlian yang sesuai.
  5. Tambahkan pengalaman kerja, pendidikan, dan organisasi yang Anda ikuti di bagian Riwayat. Ini akan membantu orang lain memahami latar belakang dan pengalaman Anda dengan lebih baik.
  6. Tambahkan beberapa contoh pekerjaan atau proyek yang telah Anda kerjakan di bagian Portofolio. Ini akan memberikan contoh konkret tentang keahlian dan pengalaman Anda.
  7. Aktifkan fitur Penawaran Kerja di profil LinkedIn Anda. Ini akan membantu perusahaan menemukan Anda ketika mereka mencari kandidat untuk lowongan kerja yang tersedia.
  8. Gunakan LinkedIn untuk terhubung dengan orang lain dan bergabung dengan grup yang sesuai dengan keahlian Anda. Ini akan membantu Anda memperluas jaringan profesional Anda dan menunjukkan keahlian Anda kepada orang lain.

Contoh Curriculum Vitae yang Kurang Informatif dan Saran Perbaikannya (dilengkapi video)

Minggu, April 25, 2021 Add Comment
 

Adakah format atau aturan baku membuat curriculum vitae?
Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, sebaiknya dipikirkan jawaban untuk :
Adakah lembaga formal yang menentukan format atau aturan baku pembuatan curriculum vitae?
Adakah sebuah pertemuan resmi tingkat nasional bahkan internasional yang memutuskan sebuah format atau aturan baku pembuatan curriculum vitae?

Bila Anda bingung menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut abaikan dulu dan sebaiknya memikirkan jawaban dari pertanyaan yang lebih mudah :
Mudah khan? Selain lebih mudah dijawab, pertanyaan terakhir juga lebih bermanfaat.
Salah satu tujuan membuat curriculum vitae adalah menampilkan informasi tentang diri Anda kepada perusahaan yang menyediakan lowongan pekerjaan atau yang sedang mencari karyawan.
Pertanyaan berikutnya adalah : informasi seperti apa?
Anda tidak perlu menyampaikan informasi segala hal tentang diri Anda. Anda hanya harus menyampaikan informasi tentang segala hal yang ingin diketahui oleh perusahaan.

Berikut contoh curriculum vitae yang kurang informatif :
 
CV Kurang Informatif halaman 1
 
CV Kurang Informatif halaman 2
Bisa Anda lihat pada contoh di atas bahwa Joko Sujoko berusaha menyampaikan banyak informasi tentang dirinya, tetapi justru dia tidak menampilkan informasi yang dibutuhkan perusahaan.


Berikut saran perbaikan curriculum vitae Joko Sujoko dengan format yang lebih informatif :

Jasa pembuatan curriculum vitae dan surat lamaran kerja



Cara Membuat Curriculum Vitae ATS Friendly dan Disukai Recruiter/HR

Kamis, April 01, 2021 Add Comment

 

STOP! Berhenti memperdebatkan desain Curriculum Vitae!

Bila Anda enggan memermak desain CV, cukup dengan desain standard saja, ok...

Bila Anda ingin mempunyai desain CV yang menarik, pasang banyak ornamen dan warna, silakan...

Masing-masing ada manfaatnya, masing-masing ada risikonya. Silakan gunakan desain masing-masing dengan segala manfaat dan risiko.

Karena itu pahami manfaat dan risikonya. Baca lagi manfaat desain yang menarik di Blog ini. Baca juga tentang desain yang ATS friendly.

Sekarang...mari kita lebih fokus membahas konten. Karena, mau desain polos, mau desain yang atraktif, bila konten CV-nya jelek PASTI DITOLAK perusahaan.

Konten CV itu ada dua bagian : data dan struktur.

Data adalah semua yang Anda miliki, yang Anda tawarkan kepada perusahaan. Setiap orang pasti berbeda. Saya tidak akan punya saran generik untuk data, karena masing-masing orang punya data yang berbeda.

Struktur konten adalah tentang bagaimana menuangkan data ke dalam curriculum vitae. Kalau ini ada saran generiknya. Karena itu yang kita bahas sebentar lagi adalah struktur konten curriculum vitae.

Sub topik

i.                Struktur Konten Curriculum Vitae

ii.              Panjang Curriculum Vitae

iii.            Macam Informasi yang Dimasukkan dalam Curriculum Vitae

iv.             Pola Kalimat


Struktur Konten Curriculum Vitae

Ada 3 hal yang memengaruhi kualitas curriculum vitae :

1.    Panjang curriculum vitae

2.    Macam informasi yang dimasukkan ke dalam curriculum vitae

3.    Pola kalimat

Tolok ukur kualitas yang akan kita gunakan kali ini adalah berdasarkan penilaian Applicant Tracking System (ATS)

“Tapi khan masih banyak perusahaan yang belum menggunakan ATS?”

Benar sekali. ATS adalah software. Program yang ditanamkan di dalamnya berdasarkan hasil penelitian dan pendapat para praktisi rekrutmen. Cara berpikir ATS adalah cara berpikir petugas perekrut karyawan, algoritmanya sama.

Karena mesin, robot, seleksi ATS lebih ketat dan presisi dibanding seleksi manual oleh petugas rekrutmen. Jadi bila CV Anda disetting agar lulus ATS, maka peluang lulus dalam seleksi manual pasti juga akan tinggi.

Panjang Curriculum Vitae

Hampir semua pakar karir menyarankan untuk membatasi CV hanya dua halaman, maksimal tiga halaman. Alasan utamanya adalah karena recruiter  hanya punya waktu yang pendek sekali untuk membaca setiap CV. Mereka tidak punya waktu untuk membaca CV yang panjang berlembar-lembar.

Bagaimana dengan ATS? Bukankah ATS adalah robot yang mampu membaca CV sepanjang apapun dengan cepat?

Benar, ATS adalah robot yang mampu membaca text yang panjang dalam waktu yang cepat. Namun, jangan lupa, bahwa ATS diprogram berdasarkan cara berpikir manajer HR.

Selain itu ATS menggunakan panjang CV sebagai salah satu parameter penilaian karena menggunakan sesuatu yang disebut rasio signal-to-noise, yaitu informasi yang secara spesifik berhubungan dengan posisi pekerjaan dibandingkan dengan informasi yang tidak relevan. CV yang terlalu panjang dinilai tidak efisien.

CV yang terlalu panjang, yang isinya tidak relevant dengan target posisi pekerjan, menggambarkan pemiliknya yang kurang fokus, kurang mampu membuat perencanaan, kurang jelas tujuannya. Ciri-ciri orang yang tidak profesional.

Jadi, ATS bukan tidak mampu membaca CV yang panjang, tetapi ATS akan melakukan pengurangan score untuk CV yang panjangnya melewati batas.

Berapa batas maksimal panjang curriculum vitae?

Dalam jumlah kata ada beberapa pendapat.

Resumeworded.com : 450 - 650 kata untuk pencari kerja tingkat pemula dan menengah, dan sampai 850 kata untuk pencari kerja tingkat senior

Cultivatedculture.com : 475-600 kata, mengacu hasil penelitian oleh talent.work

Ziprecruiter.com : 600-700 kata berdasar analisa penelitian lebih dari 3 juta CV.

Anita Bruzzese, pakar karir : 400-800 kata.

Dari beberapa pendapat itu mungkin bisa kita simpulkan :

Panjang CV paling aman : 600-700 kata

Untuk fresh graduate : minimal 400 kata, karena belum punya banyak pengalaman yang bisa ditampilkan di CV.

Untuk level senior (bekerja >10 tahun) : maksimal 850 kata.

Macam Informasi yang Dimasukkan dalam Curriculum Vitae

Informasi yang dimasukkan dalam curriculum vitae juga tidak bisa sembarangan. CV Anda bisa dinilai rendah oleh ATS gara-gara ada informasi-informasi yang tidak penting.

Jadi, jangan memasukkan informasi ke dalam CV hanya untuk menggenapi batas minimal panjangnya.

Informasi apa saja yang harus atau boleh dimasukkan dalam curriculum vitae?

Ada perbedaan pendapat. Seperti objective, Ziprecruiter menyarankan untuk memasangnya. Sementara Resumeworded justru menganggap Objective sebagai informasi yang tidak penting dan bisa mengurangi score curriculum vitae. Begitu juga dengan informasi Reference. Menurut Resumeworded, reference tidak sepatutnya dimasukkan dalam curriculum vitae. Informasi itu baru dibutuhkan setelah tahap interview.

Namun di antara perbedaan itu ada kesamaan bahwa yang harus ada dalam curriculum vitae adalah informasi tentang contact information, experience, dan education. Pendidikan non formal seperti pelatihan (training) dan kursus (course) termasuk dalam education.

Bagaimana dengan fresh graduate? Khan belum punya pengalaman kerja?

Sebenarnya itu bukan masalah. Experience tidak harus diisi dengan pengalaman menjadi karyawan. Anda bisa mengisinya dengan segala aktivitas selama sekolah atau kuliah, seperti pengalaman organisasi, magang, research project, social project, sebagai sukarelawan. Bila Anda pernah membantu orang tua menjalankan usaha keluarga, itu suatu pengalaman yang sangat tinggi nilainya. Tinggal bagaimana cara menuliskannya dalam curriculum vitae.

Bila setelah menuliskan tiga informasi tersebut ternyata panjang CV Anda belum mencapai batas minimal, masukkan informasi tentang skill atau keterampilan. Summary bisa Anda tuliskan juga dalam curriculum vitae dalam bentuk ringkasan prestasi atau pencapaian kerja, yang dilengkapi metrik angka.

Sebenarnya CV jadi terlalu panjang karena terlalu banyak informasi tidak penting yang dimasukkan. Bila Anda hanya memasukkan tiga informasi : contact information, experience, dan education, Anda tinggal menata kalimat dengan pola yang benar, maka CV Anda akan berkualitas dan mendapatkan nilai tinggi dari ATS.

Pola Kalimat

Banyak pelamar kerja yang gagal membedakan antara job description dalam pengumuman lowongan kerja dengan penjelasan experience dalam curriculum vitae.

Apa bedanya?

Contoh :

Visiting clients and potential clients to evaluate needs or promote products and services.

Giving sales presentations to a range of prospective clients.

Contoh di atas adalah job description dalam informasi lowongan kerja. Tentang uraian pekerjaan yang harus dilakukan oleh karyawan pada posisi pekerjaan tertentu.

Sedangkan penjelasan dalam experience di curriculum vitae adalah tentang apa saja yang sudah Anda lakukan, bukan yang akan Anda lakukan, bukan pula yang seharusnya Anda lakukan.

Recruiter membaca curriculum vitae untuk menemukan apa saja yang bisa Anda lakukan. Experience itu tentang pengalaman, segala hal yang sudah Anda alami dan lakukan. Dari experience perusahaan berusaha menakar dan mengukur keunggulan Anda.

Anda harus menyampaikan sesuatu yang kongkrit dan terukur.

Coba perhatikan contoh berikut :

Evaluating service quality based on input from clients as a result of daily visits, thereby successfully reducing the churn rate by 25% and increasing customer growth rate by 15%.

Presenting service product information to 20 potential clients every week so as to get the addition of 10 new clients a month

Perhatikan contoh itu! Bisa dibaca dan dirasakan tentang sesuatu yang nyata. Apa bedanya dengan contoh sebelumnya?

Pada dua kalimat contoh terakhir ditemukan metrik angka. Itu perbedaan terbesar dengan dua contoh kalimat sebelumnya, dan patut Anda pahami bahwa itu bernilai sangat tinggi menurut ATS.

Polanya harus mengandung:

Kata kerja tindakan (action verb) + istilah unik bidang pekerjaan + metrik angka

Pola seperti itu adalah pola yang ramah ATS, kalimat yang ATS friendly.

Kata kerja tindakan adalah kata kerja untuk kalimat aktif. Usahakan selalu menggaunakan kalimat aktif dalam menjelaskan pengalaman kerja.

Istilah unik bidang pekerjaan adalah ruang untuk memasukkan keyword sesuai bidang pekerjaan target Anda. Bisa diisi hard skill atau technical skill.

Metrik angka adalah kualitatif pembuktian bahwa Anda benar-benar sudah pernah melakukan pekerjaan tersebut. Metrik angka tidak harus diisi jumlah barang atau uang, tapi bisa juga diisi durasi waktu, perbandingan atau prosentase, dan volume.

Kata kerja tindakan : Evaluating, Reducing, Increasing, Presenting

Istilah unik bidang pekerjaan : service quality, churn rate, customer growth rate, service product information, potential clients

Metrik angka : 25%, 15%, 20, 10, a month

Bila ternyata proses rekrutmen tidak menggunakan ATS, apakah pola kalimat seperti itu berpengaruh meningkatkan peluang dipanggil interview?

Silakan baca lagi dua kalimat contoh pertama, bandingkan dengan dua kalimat contoh kedua. Bisa Anda RASAKAN bedanya? Itulah yang DIRASAKAN recruiter atau manajer HR.