Tampilkan postingan dengan label seminar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label seminar. Tampilkan semua postingan

Job Hunting Center Goes to Politeknik Negeri Malang

Senin, Oktober 23, 2017 Add Comment
Cara Membuat Curriculum Vitae yang Baik dan Benar

Pada tanggal 26 September 2017 Tim JHC (Job Hunting Center) diundang dan mendapat kesempatan memberikan kuliah tamu di hadapan mahasiswa dan alumni (yang baru lulus) Program Studi Jaringan Telekomunikasi Digital Politeknik Negeri Malang bertajuk “Kuliah Tamu Peningkatan Peluang Kerja – Prospek dan Kompetensi Sarjana Telekomunikasi Dalam Rangka Menghadapi MEA”.

Selama ini JHC sering sekali mendapati, melalui online atau saat chatting, sikap-sikap para lulusan sekolah baik SMA-SMK maupun sarjana yang menunjukkan kesadaran dan pemahaman yang rendah tentang strategi menghadapi dunia kerja. Padahal dalam postingan-postingan di Jobhuntingcenter.com JHC sudah sangat banyak membahas tentang itu yang lengkap dengan solusi dalam bentuk langkah konkrit.
Dari situlah JHC menyadari bahwa tidak cukup hanya berbagi secara online kepada warga net tentang strategi memenangkan persaingan menembus dunia kerja, tapi juga harus berbagi secara offline kepada masyarakat nyata khususnya para siswa dan yang baru lulus sekolah/kuliah. Hal itu semakin mendesak dengan dimulainya era MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) yang membuka peluang besar terjadinya persaingan antar skilled labour (tenaga berketerampilan) di antara negara-negara ASEAN dalam mendapatkan pekerjaan yang terbaik.

Bila lembaga pendidikan Anda, baik SMK maupun Perguruan Tinggi, ingin menghadirkan Job Hunting Center di sekolah/kampus sebagai rangkaian Job Hunting Center Goes Offline to School/Campus silakan hubungi 081 555 88 2600 (call/WA).

Cara membuat curriculum vitae


Pada kesempatan itu, JHC  mengawali ‘kuliah tamu’ dengan menampilkan klip video Iwan Fals. Sebelumnya JHC menyampaikan bahwa sulitnya mencari kerja itu bukan terjadi pada akhir-akhir ini saja, saat adanya MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN), tapi sudah ada sejak dulu, tepatnya pada tahun 1981 saat lagu “Sarjana Muda” diluncurkan Iwan Fals. JHC bersama-sama peserta kemudian menonton Klip Video tersebut. 
Lirik lagu “Sarjana Muda” :


Berjalan seorang pria muda
Dengan jaket lusuh dipundaknya
Di sela bibir tampak mengering
Terselip s'batang rumput liar

Jelas menatap awan berarak
Wajah murung s'makin terlihat
Dengan langkah gontai tak terarah
Keringat bercampur debu jalanan

Reff I :

Engkau sarjana muda
Resah mencari kerja
Mengandalkan ijasahmu
Empat tahun lamanya
Bergelut dengan buku
'Tuk jaminan masa depan
Langkah kakimu terhenti
Di depan halaman sebuah jawaban

Termenung lesu engkau melangkah
Dari pintu kantor yang di harapkan
Tergiang kata tiada lowongan
Untuk kerja yang di dambakan

Tak peduli berusaha lagi
Namun kata sama yang kau dapatkan
Jelas menatap awan berarak
Wajah murung s'makin terlihat

Reff II :

Engkau sarjana muda
Resah mencari kerja
Tak berguna ijasahmu
Empat tahun lamanya
Bergelut dengan buku

Sia-sia semuanya
Setengah putus asa dia berucap
"maaf ibu..."

Setelah menonton video, JHC menyampaikan fakta bahwa ternyata sikap-sikap yang ditunjukkan oleh ‘sang sarjana muda’ dalam klip tersebut adalah ciri-ciri seorang pencari kerja yang memiliki peluang kecil diterima kerja karena tidak disukai penyedia pekerjaan.
Sikap-sikap itu, yang harus dihindari oleh para job hunter adalah :
·                        Lusuh
Tidak ada perusahaan yang menyukai orang yang berpenampilan lusuh. Orang yang lusuh identik dengan pemalas, yang enggan merawat diri dan penampilan. Kalau merawat diri saja malas, mana bisa dia melaksanakan tugas dari perusahaan dengan baik.
·                        Wajah murung
Wajah murung memancarkan aura negatif, tidak menguntungkan perusahaan. Dalam persaingan usaha yang sangat ketat saat ini kualitas pelayanan menjadi andalan perusahaan untuk memenangkannya. Salah satu syarat utama pelayanan prima adalah keramahan.
·                        Langkah gontai tak terarah
Langkah gontai tak terarah adalah sikap orang yang tidak memiliki tujuan jelas. Tidak ada perusahaan yang tertarik pada orang yang tidak punya tujuan jelas.
·                        Resah
Orang yang resah tidak mungkin bisa produktif. Semua perusahaan pasti mencari orang-orang yang produktif sebagai karyawannya.
·                        (Hanya) Mengandalkan ijazah
Untuk sebagaian besar perusahaan, memang ijazah digunakan untuk seleksi awal proses rekrutmen. Tapi setelah itu, dan porsinya jauh lebih besar, adalah seleksi kompetensi dan sikap. Orang yang hanya mengandalkan ijazah karena tidak punya (atau tidak sadar bila memiliki) kompetensi.

JHC juga menyampaikan pada zaman sekarang, zaman komunikasi digital, bukan lagi zaman sarjana berjalan dari pintu ke pintu perusahaan untuk melamar kerja. Tapi sarjana harus mampu membuat dirinya ditemukan oleh perusahaan.

JHC meyakinkan semua peserta kuliah tamu bahwa dalam mencari pekerjaan mereka jangan bersikap sebagai pengemis pekerjaan, tapi sarjana berkualitas yang menawarkan kerjasama saling memberi manfaat dengan perusahaan. (Silakan baca : Beda Antara PencariKerja dengan Pengemis Kerja).
Agar mudah ditemukan oleh perusahaan para pencari kerja harus menggunakan strategi yang efektif. Fasilitas untuk menjalankannya sudah tersedia dan dimiliki oleh 99% Mahasiswa/Siswa/Sarjana, yaitu gadget : Smartphone, Tab, PC, Notebook, Laptop, dan media digital lainnya. Sayangnya hanya sebagian kecil dari pencari kerja yang menggunakan gadget-nya untuk menjalankan strategi memenangkan persaingan mendapatkan pekerjaan idaman. Sebagaian besar pencari kerja, yang sebenarnya sangat membutuhkan pekerjaan, hanya menggunakan gadgetnya untuk hal-hal yang kurang bermanfaat bagi masa depan mereka seperti main game, chatting yang tidak penting, baca berita-berita hoax dan ikut menyebarkannya, selfi, dan lain-lain.

JHC menggugah kesadaran para peserta kuliah tamu untuk berubah lebih perhatian dan fokus terhadap masa depannya. Masa depan tergantung masing-masing orang, dan setiap orang akan mendapatkan apa yang diusahakannya sendiri. Meskipun tidak ada kata terlambat, semakin awal menyiapkan masa depan semakin bagus hasil yang akan didapatkan.
Aturan ini berlaku tidak hanya untuk yang ingin jadi karyawan, tapi juga berlaku bagi yang ingin menjadi praktisi pengajar/dosen, juga untuk yang ingin menjadi entrepeneur-berwirausaha.

Ingin menjadi apapun setelah lulus sekolah/kuliah harus mau dan mampu menjalankan strategi memenangkan persaingan, dan gadget mempermudah menjalankan strategi itu.

Lebih lengkapnya JHC menyampaikan Strategi Memenangkan Persaingan Menembus Dunia dibagi menjadi 3 sub tema :

·        Strategi Menyerang
Dalam sesi ini JHC mengupas tentang :
o   Strategi komunikasi dalam CV dan surat lamaran kerja
o   Format Curriculum vitae yang baik
o   Memasarkan diri melalui Sosial Media
·        Strategi Menjadi Pemenang
Dalam sesi ini JHC mengupas tentang persiapan menghadapi wawancara kerja :
o   Persiapan mental
o   Persiapan fisik-penampilan
o   Persiapan kemampuan komunikasi
o   Persiapan menjawab pertanyaan
·        Aksi di Medan Persaingan
Dalam sesi ini JHC mengupas tentang apa yang harus dilakukan saat menghadiri wawancara kerja :
o   Barang-barang yang harus dibawa
o   Aksi di ruang tunggu
o   Aksi memasuki ruang wawancara kerja
o   Aksi saat wawancara kerja
o   Aksi setelah wawancara kerja


Selama berlangsungnya acara kuliah tamu JHC membagikan 3 voucher gratis pembuatan curriculum Vitae dalam Bahasa Inggris kepada 3 orang yang bertanya atau yang menjawab pertanyaan. Di akhir acara JHC juga mengumumkan fasilitas harga spesial khusus untuk lulusan Program Studi Jaringan Telekomunikasi Digital Polinema tahun 2016 dan 2017 yang berlaku sampai akhir November 2017.
Jasa pembuatan curriculum vitae

Siapkah Anda Menghadapi ASEAN Economic Community 2015?

Minggu, Desember 28, 2014 Add Comment
“Siapkah Anda menghadapi persaingan tenaga kerja saat terwujudnya ASEAN Economic Community pada tahun 2015?” 
Saya mengajukan pertanyaan ke seluruh peserta seminar bertajuk ‘Strategi Menghadapi Persaingan Tenaga Kerja Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN’

“Siaaaap….!” Hampir seluruh peserta menjawab serentak.

Saat itu juga saya tersadar telah mengajukan pertanyaan yang salah, pertanyaan yang sangat tidak efektif. Sebelum mengajukan pertanyaan, saya telah menjelaskan tentang MEA atau AEC dan apa yang akan terjadi, peluang maupun ancamannya. Saya juga sudah menegaskan bahwa mau tidak mau kita harus siap menghadapinya karena sudah diputuskan. Tentu saja jawaban peserta seminar akan seperti itu. Pertanyaan yang sangat mudah ditebak jawabannya, dan mungkin tidak bermanfaat bagi peserta seminar.
Maka saya segera berpikir untuk memperbaiki kesalahan dengan mengajukan pertanyaan lain yang lebih baik.

“Apa strategi Anda untuk menghadapi ASEAN Economic Community?” 
Sangat mudah saya menemukan pertanyaan baru yang lebih baik, tinggal baca tema seminarnya. Pertanyaan baru saya berhasil membuat semua peserta seminar berpikir keras untuk menjawabnya. Pertanyaan bagus adalah yang bisa membuat orang berpikir untuk menemukan jawabannya, dan apapun jawabannya akan bermanfaat. Paling tidak pertanyaan itu membuat peserta seminar sadar bahwa mereka ternyata memerlukan strategi untuk menghadapi AEC, tidak sekedar semangat siap menghadapi.

Sekarang saya bertanya kepada pembaca blog ini : “Apa strategi Anda untuk menghadapi ASEAN Economic Community?” Khususnya bagi Anda yang memilih menjadi karyawan.

Bila Anda merasa tergugah untuk berpikir mencari strategi, bersyukurlah karena Anda punya peluang lebih besar memenangkan persaingan dibanding orang lain yang masih tidak tahu atau tidak mau tahu tentang tantangan AEC.

Di Blog ini kami akan secara bertahap membahas strategi menghadapi persaingan tenaga kerja Masyarakat Ekonomi ASEAN.


Tentang ASEAN Economic Community atau Masyarakat Ekonomi ASEAN Anda bisa mendapatkan banyak informasi di Ebook Menuju ASEAN Economic Community 2015.

Gambar dasar dari http://www.linkedin.com

Gugup Saat Wawancara Kerja karena Berpikir Negatif

Senin, Juni 09, 2014 Add Comment
Gugup saat menghadapi wawancara kerja adalah hal yang wajar. Hampir semua orang mengalaminya. Yang harus diwaspadai adalah tingkat gugup yang terlalu tinggi sehingga menyebabkan Anda tidak bisa berpikir jernih, berbicara tidak lancar, dan bertindak tidak wajar.

Penyebab gugup adalah kekhawatiran dan kecemasan. Khawatir dan cemas pada kadar tertentu akan bermanfaat karena memicu, memotivasi Anda untuk melakukan persiapan sebaik mungkin. Tapi bila berlebihan akan menyebabkan sebaliknya, merugikan.

Beberapa penyebab terlalu gugup menghadapi wawancara kerja adalah karena pikiran negative,  anggapan keliru tentang wawancara kerja :

1.     Merasa akan menghadapi pengadilan atau interogasi .
Banyak orang menganggap wawancara kerja bagaikan pengadilan. Mereka bagaikan dihadapkan pada majelis hakim yang akan mengorek kesalahan-kekurangan, atau merasa akan menghadapi aparat hukum yang menginterogasi.
 

2.     Menganggap petugas pewawancara bertugas untuk menjatuhkan .
Banyak orang menganggap petugas pewawancara mendapat tugas dari perusahaan untuk mencari alasan menolak mereka.
 

3.     Membayangkan petugas pewawancara bagaikan guru killer yang marah besar bila muridnya tidak bisa menjawab pertanyaan.
Banyak orang menganggap petugas pewawancara adalah orang-orang yang tidak ramah bahkan sadis.
 
Padahal faktanya :

1.     Wawancara kerja hanyalah salah satu tahap proses recruitment yang bertujuan untuk melengkapi data calon karyawan. Wawancara kerja tidak jauh beda dengan kondisi  saat Anda mengurus KTP atau surat penting di kelurahan dan petugas kelurahan mengajukan banyak pertanyaan.
 
2.     Petugas pewawancara kerja mendapat tugas dari perusahaan untuk mendapatkan karyawan yang terbaik secepat mungkin. Bahkan bila perlu mereka berharap semua kandidat yang dipanggil wawancara kerja memenuhi criteria dan langsung bisa bekerja , sehingga tugasnya jadi ringan.
 
3.     Petugas pewawancara kerja memiliki beban moral yang berat. Salah bersikap atau bertanya sehingga menyebabkan kesalahan informasi akan mempengaruhi nasib dan masa depan para kandidat karyawan yang mengikuti wawancara kerja, dan ini mereka sadari sebagai beban. Karena itu mereka sangat berhati-hati dalam menghadapi para peserta wawancara kerja.


Gambar dari http://www.dreamstimefree.com

Jasa Pembuatan Surat Lamaran Kerja, CV dan Resume Dua Bahasa Inggris/Indonesia

Minggu, April 27, 2014 Add Comment
Membuat surat lamaran  yang "menjual” adalah sebuah keharusan agar anda bisa mendapatkan kesempatan wawancara dan akhirnya bisa mendapatkan pekerjaan yang anda inginkan. 

Sayangnya banyak yang tidak mengetahui bagaimana menulis surat lamaran yang baik dan “layak jual”. Jangan sampai anda gagal mendapatkan kesempatan wawancara hanya karena surat lamaran yang anda buat  “tidak menarik” perhatian recruiter.

Jika anda ingin mengajukan lamaran pekerjaan  namun  anda belum tahu bagaimana menulis surat lamaran yang baik, maka anda bisa menghubungi kami (http://www.jasaghostwriter.net) untuk membantu anda  menuliskan surat lamaran yang jitu dan layak jual .

Kamii juga siap membantu anda untuk menuliskan Curriculum Vitae (CV) dan Resume yang  menjadikan surat lamaran  anda menjadi lebih menonjol di antara pesaing anda.

Sekali lagi jika anda membutuhkan jasa membuat surat  lamaran kerja (Covering Letter) ,  CV serta Resume dalam bahasa indonesia ataupun dalam bahasa Inggris maka kami siap membantu anda.

Berikut jasa yang kami tawarkan :

1. Pembuatan CV Bahasa Indonesia design standard Rp. 175.000,00 (maksimal 2 halaman, ada tambahan biaya bila lebih*)
2. Pembuatan CV English design standard Rp. 350.000.00 (maksimal 2 halaman, ada tambahan biaya bila lebih*)
3. Pembuatan CV bilingual (English & Indonesia) design standard Rp. 450.000.00 (maksimal 2 halaman, ada tambahan biaya bila lebih*)
4. Pembuatan surat lamaran kerja Bahasa Indonesia Rp. 75.000,00 (maksimal 1 halaman)
5. Pembuatan English Cover Letter Rp. 150.000,00 (maksimal 1 halaman)
6. Pembuatan English Cover Letter + Surat lamaran kerja Rp. 200.000,00 (maksimal 2 halaman)
7. Make Over untuk special design CV Rp. 50.000,00/halaman
*Tambahan biaya CV Bahasa Indonesia bila lebih dari 2 halaman Rp. 100.000.00/halaman
*Tambahan biaya CV English bila lebih dari 2 halaman Rp. 200.000.00/halaman

  Silakan segera melakukan pemesanan di halaman berikut

7 Tanda Anda “Tidak Diterima” Saat Interview

Sabtu, Maret 29, 2014 Add Comment
Sebagai calon pelamar kerja yang sedang menjalani wawancara kerja, maka selain anda harus mempersiapkan diri anda, ada hal lain yang anda perhatikan “bahasa tubuh” dari pewawancara anda. Dari bahasa tubuh itu anda akan bisa menangkap isyarat apakah anda akan diterima atau tidak. Jika anda menangkap ke 7 isyarat dibawah ini, maka anda bisa segera mencari alternatif untuk berburu kerja ditempat lain.

Apa saja tanda-tanda itu?


1. Anda diintterogasi: jika saat wawancara anda merasa sebagai “seorang terdakwa” yang diinterogasi daripada sebagai seorang yang diajak dialog, maka bersiaplah anda untuk melakukan mencari alternatif.


2. Prestasi anda diabaikan, jika pewawancara tidak menanyakan prestasi kerja atau pengalaman kerja anda sebelumnya maka ini adalah tanda-tanda yang juga harus anda pahami.


3. Kurang dari 15 menit, secara umum wawancara kerja berlangsung antara 30 menit atau lebih, maka jika hanya kurang dari 15 menit mereka mengakhiri wawancara dengan anda, maka maklumlah anda bahwa mereka mencari kandidat lain.


4. Tidak fokus pada interview, jika pewawancara anda menerima telepon atau bahkan menelpon orang lain pada saat melakukan wawancara maka sebaiknya ada bersabar untuk mencari alternatif yang lain.


5. Tidak Senyum. Ketahuilah bahwa seorang pewawancara yang menerima anda dengan baik, dan tersenyum saat melakukan wawancara dan berdialog dengan baik maka anda bisa jadi kandidat yang diinginkan, akan tetapi jika dia tidak tersenyum sama sekali, wajarlah jika nanti anda tidak akan mendapat panggilan untuk mengisi jabatan yang anda lamar.


6. Mengabaikan Kemampuan anda
. Jika selama wawancara anda tidak ditanya sama sekali atau Cuma sedikit saja menyinggung tentang kemampuan (skill) anda maka silahkan anda mencari alternatif lain


7. “Banyak Interview Minggu ini” – saat mengakhiri wawancara mereka bilang, kalimat tersebut artinya anda diminta bersiap-siap mencari alternatif yang lain.



***


Gambar:  www.irunoninsulin.com






7 Tips Mengisi Waktu di Ruang Tunggu Wawancara Kerja

Sabtu, Maret 29, 2014 Add Comment
Sangat besar kemungkinan Anda harus menunggu dulu di ruang tunggu untuk mendapat giliran wawancara kerja.

Berikut tips saat menunggu :


1. Tebar senyum dan sapa ke seluruh peserta wawancara kerja.

2. Mengobrol santai akan mengurangi ketegangan.

3. Berusaha mengenal dan mendapat nomor kontak sebanyak mungkin peserta wawancara lain, dan sebaliknya tinggalkan nomor Anda, sehingga memperluas jaringan Anda.

4. Jangan berbicara terlalu keras atau tertawa karena mungkin mengganggu peserta wawancara kerja yang membutuhkan ketenangan.

5. Mencari informasi lebih banyak lagi tentang perusahaan kepada peserta lain sehingga menambah wawasan bahan jawaban wawancara.

6. Bertukar informasi lowongan kerja di perusahaan lain dengan sesama peserta.

7. Dengan santun menanyakan nama para petugas wawancara kerja kepada petugas penerimaan.




Gambar dari http://www.imagebase.net

7 Cara Agar Anda Gagal Dalam Wawancara Kerja

Jumat, Maret 28, 2014 Add Comment
Ada beberapa banyak cara untuk bisa berhasil dalam menghadapi wawancara kerja, tetapi ada beberapa hal yang sering terlupakan saat anda akan menghadapi sesi wawancara kerja. masalahnya hal-hal tersebut justru membuat anda berpotensi untuk gagal dalam wawancara kerja.

Apa saja hal-hal yang membuat anda gagal dalam wawancara kerja? 


1. Kebiasaan Buruk : Mungkin anda menganggap bahwa kebiasaan anda sepele, seperti mengunyah permen karet, ngupil atau bahkan kebiasaan mainan gadget saat menghadiri acara yang serius. Ketika interviewer anda mengetahui kebiasaan ini – bisa jadi mereka akan “ill fill” sebelum melakukan wawancara. Maka periksa lagi apa anda punya kebiasaan buruk yang segera harus anda sembuhkan agar tidak menjadi batu sandungan saat wawancara kerja nanti. 


2. Tak Tahu Apa-Apa tentang Perusahaan : Nah, ini masalah juga, anda melamar suatu pekerjaan di sebuah perusahaan tetapi anda tidak tahu apa-apa tentang pekerjaan dan juga perusahaan tempat anda akan bekerja, tentu saja ini akan mengurangi “nilai jual anda” di hadapan pewawancara kerja anda. 

3. Tidak tertarik dengan Pekerjaannya. Ada kalanya seseorang mengirimkan surat lamaran “secara asal” atau semacam “nothing too lose” terhadap sebuah posisi pekerjaan, padahal dia tidak tahu atau bahkan tidak berminat akan pekerjaan tersebut. Selain itu ada juga yang mempunyai motif “menurunkan kreteria” - yaitu melamar pekerjaan yang sebenarnya jauh dari standar keterampilan yang dia miliki, biasanya semangat orang seperti ini adalah, “yang penting diterima dulu, dicoba setelah itu diputuskan. Nah ini sangat bahaya dan merugikan perusahaan, oleh karena itu jika memang anda tidak tertarik atau tidak serius dalam lamaran anda, mending tidak usah datang dalam sesi wawancara. 

4. Menjelek-jeleknya Bos atau Tempat Kerja Lama. Ini juga kebiasaan buruk yang membuat calon bos anda justru tidak menyukai calon pekerja yang dia rekrut. Ketahuilah, tidak ada tempat kerja yang benar-benar baik dan sesuai kehendak anda, jika anda menginginkan semua tempat kerja seperti yang anda inginkan maka jadilah pengusaha, jangan melamar pekerjaan di tempat orang lain. 

5. Berbohong, ini tentu sangat fatal jika anda sampai melakukan, entah hanya cuma  mencatut nama seseorang yang anda katakan bisa memberikan referensi atau hal-hal lain yang anda tulis di surat lamaran atau CV/Resume. 

6. Mengajukan pertanyaan yang salah. Biasanya diakhir wawancara anda diberi kesempatan untuk menanyakan sesuatu. Jika ada kesempatan untuk itu, maka tanyakan hal-hal yang relevan dengan posisi yang ingin anda incar, tetapi jangan menanyakan hal-hal yang terlalu dini, misalnya “berapa gaji yang akan saya dapatkan?” atau bahkan menanyakan masalah perusahan seperti, “Apakah perusahaan ini tidak pernah menggalar undang-undang?” dan seterusnya 


7. Tak Mengesankan. Ya, ini bisa saja terkait dengan poin ke-3 di atas, tetapi bisa jadi karena sikap anda, atau jawaban anda yang tidak membuat pewawancara anda berkesan dan berpendapat bahawa anda bukan calon yang tepat. Demkian 7 cara agar anda bisa gagal dalam wawancara kerja, ikuti terus artikel di sini dan ajukan pertanyaan yang relevan dengan dunia Job Hunting. 

******************

gambar dari: http://www.shutterstock.com/

Disarikan dari artikel ini: http://www.forbes.com/sites/glassheel/2013/07/18/7-ways-to-fail-a-job-interview

2 Perbedaan CV dan Resume - beserta Contoh CV dan Contoh Resume

Sabtu, Maret 22, 2014 Add Comment
Dalam sebuah pelatihan "Tips Menulis Surat Lamaran yang Menjual", beberapa peserta menanyakan apa bedanya bedanya CV (Curriculum Vitae) dan Resume?

Memang banyak orang yang belum bisa membedakan antara CV (Curriculum Vitae) dan Resume, karena fungsi dari CV (Curriculum Vitae) serta Resume untuk beberapa hal sama.


Lantas apa perbedaannya?


Yang paling bisa dilihat umumnya adalah pada “panjang-nya halaman”. Selain itu juga terletak pada “isi “ dari CV dan Resume. Umumnya Resume lebih ringkas, panjangnya tidak lebih dari 2 halaman kertas A4, bahkan seringnya cukup 1 halaman saja.


Isi atau materi dari sebuah Resume, hanya fokus pada data-data yang relevan dari keahlian, pendidikan, pengalaman kerja, atau pengalaman organisasi dan sesuai dengan posisi pekerjaan yang ingin dilamar.


Sedangkan CV (Curriculum Vitae) - atau orang sering menyebutnya dengaan istilah daftar riwayat hidup - berisi tentang data diri seseorang secara lebih lengkap, detail dan terperinci. Umumnya CV memuat: tanggal lahir, pendidikan, pengalaman kerja, keahlian, penghargaan, hobi, organisasi dan lain sebagainya. Karena alasan itu maka maka CV umumnya membutuhkan lebih banyak halaman dalam menuliskannya.

Penggunaan CV, di Amerika umumnya digunakan untuk mengajukan permohonan beasiswa, proposal penelitian, atau urusan akademik. Adapun di dunia kerja lebih disukai menggunakan resume karena lebih ringkas dan jelas menunjukkan keahlian/kemampuan seseorang.


Pada sebagian negara Eropa, Timur Tengah dan Asia, CV digunakan tidak hanya untuk kepentingan akademik dan tetapi juga untuk melamar pekerjaan.

Biasanya ada pertanyaan lagi, "Untuk melamar kerja di Indonesia, saya harus memakai yang mana?"


Jawabnya cukup mudah: Anda bisa menggunakan dua-duanya asalkansesuai dengan posisi pekerjaan yang hendak anda lamar!


"Bagaimana kalau anda masih kesulitan membuatnya?"


Jangan khawatir, Jasa Ghost Writer, siap membantu anda!


Mudah Bukan?



Inilah Contoh Resume







Bila Anda sarjana yang baru lulus kuliah dan ingin memiliki curriculum vitae yang menarik dan powerful, Anda bisa menggunakan jasa pembuatan curriculum vitae di penulisCVprofesional.com yang akan memandu untuk mengenali dan menggali potensi diri untuk menguatkan resume kerja atau curriculum vitae Anda.

http://www.penuliscvprofesional.com/p/layanan.html




3 Hal Penting Setelah Wawancara

Jumat, Maret 07, 2014 Add Comment
Setelah menjalani sesi wawancara, maka ada 3 hal yang harus anda lakukan:

1. "Meninggalkan Jejak" anda kepada calon kandidat lain yang juga sedang diwawancarai. Anda harus mengenal mereka,Beri mereka kartu nama anda, dan jangan lupa meminta kartu nama mereka jika punya kalau tidak paling tidak nomor kontak mereka. Jadikan mereka ini jejaring anda (networking) dalam perburuan kerja anda berikutnya. Mintalah mereka berbagi informasi lowongan pekerjaan yang mereka ketahui, begitu juga dengan anda berilah mereka informasi lowongan pekerjaan yang anda punya. Sudah bukan jamannya anda takut mereka akan menjadi pesaing anda, jadikan mereka mitra anda, baik anda diterima ataupun  tidak diterima.

2. Mendapat Target Baru. Seperti dijelaskan pada tulisan 10 hal yang harus anda lakukan sebelum wawancara kerja maka wajib bagi anda ketika pulang, sudah mengantongi alamat perusahaan dan jika perlu nama dari pimpinan perusahaan di sekitar tempat anda wawancara. Database alamat ini bisa anda manafaatkan saat anda membutuhkan nanti, jangan lupa juga berbagilah informasi ini kepada rekan sesama kandidat karyawan tadi.

3. Follow-up Letter. Segera tulis ucapan terima kasih kepada recruiter yang mewawancarai anda, baik lewat email atau lewat pos, jangan lupa pula anda berterima kasih kepada resepsionis dan juga satpam yang menyambut anda dan memberikan informasi kepada anda.

****

Gambar diambil dari http://sietmannstomexico.com/


10 Hal yang Harus Anda Ketahui Saat Wawancara Kerja

Rabu, Maret 05, 2014 Add Comment

Apa yang harus anda ingat dan lakukan saat anda diundang untuk melakukan wawancara pertama kali?

Simak saran dari pakar Job Hunting - Dick Bolles, dan beberapa tambahan dari saya berikut ini:

1. Ingatlah bahwa anda adalah sebagai calon potensial untuk menduduki suatu jabatan/pekerjaan di sebuah perusahaan, jadi bukan sebagai pengemis yang butuh pekerjaan. Tujuan dari wawancara pertama adalah untuk dipanggil lagi dalam wawancara kedua.

2. Mempersiapkan apa yang ingin anda ketahui tentang perusahaan dan pekerjaan yang anda lamar. Jadi bagilah waktu anda menjadi dua bagian, 50% persen untuk menjawab pertanyaan dan 50% atau lebih untuk mendengarkan calon bos anda bicara.
 
3. Pada saat melakukan wawancara kerja, calon bos anda menyimpan banyak kekhawatiran atas proses rekruitmen tersebut (seperti khawatir memilih orang yang salah, kahwatir permintaan gaji terlalu tinggi dan lain sebagainya). Dan kekhawatiran-kekhawatiran itu tampak dari pertanyaan-pertanyaan yang diajukan kepada anda. Oleh karenanya pandai-pandailah membaca kekhawatiran itu sehingga anda akan dapat menjawab dengan tepat dan membuat calon bos anda merasa nyaman merekrut anda.

4. Jangan pernah menjelek-jelekkan apapun dari tempat kerja anda yang lama. Jika memang anda ditanya hal itu, jawablah dengan bijak dan baik.

5. Jawablah pertanyaan tidak lebih dari dua menit, bisa jadi lebih singkat dari itu. Jawab dengan singkat tanpa harus berputar-putar.

6. Pada saat anda memasuki ruang wawancara, pastikan anda membawa bukti prestasi/pencapaian dari pekerjaan anda sebelumnya. Misalnya anda seorang programmer komputer anda bisa membawa contoh program yang anda buat. Jika anda seorang editor buku, bisa dibawa buku-buku yang anda telah edit dan mempunyai penjualan yang bagus.
 
7. Pastikan anda mengenal nama pewawancara anda. Anda bisa menanyakan hal itu dari resepsionis atau cara yang lain yang memungkinkan

8. Selama berlangsungnya wawancara jangan pernah memalingkan pandangan anda ke tempat lain, pandanglah pewawancara anda dengan sopan.
 
9. Berterima kasilah ketika anda dipersilahkan masuk atau duduk dan saat anda selesai melakukan wawancara.

10. Jika memungkinkan mintalah kartu nama dari pewawancara anda.

Demikanlah 10 hal yang harus anda ketahui saat anda menjalani proses wawancara.



*****  

Gambar di ambil dari http://cdn1.moneywise.co.uk/

10 Kesalahan dalam Membuat Surat Lamaran Kerja

Kamis, Februari 20, 2014 Add Comment

Wah, membuat surat lamaran bisa salah ya?

Iya bisa, tetapi tentu saja kami berharap anda tidak akan melakukan beberapa kesalahan yang sering terjadi pada penulisan surat lamaran anda.


Apa saja kesalahan itu?


1. Ditulis Tangan!, saat ini tentu saja berbeda dengan jaman kakek dan nenek kita di era sebelum tahun 2000-an. Bagi sebagian besar perusahaan dan institusi, kemampuan menggunakan program perkantoran (baik dari MS Office atau OpenOffice / Libre Office) adalah menjadi sebuah keharusan. Jadi ketika anda menulis surat lamaran dengan tangan tentu saja anda akan terlihat tidak menguasai software perkantoran, apalagi kalau mengirim surat lamarannya menggunakan email. Susah, kan? 

2. Layout acak-acakan! Ingat menulis surat lamaran, CV atau Resume, tidak sama dengan menulis skripsi atau tugas akhir di kampus yang tidak mementingkan layout (tata letak) saat anda mengetik surat anda. Semakin “tampilan” berkas surat lamaran anda tertata dengan bagus, tentu akan lebih menarik perhatian bagi calon bos anda. Kalau anda kurang bisa melakukan tata letak silahkan hubungi www.jasaghostwriter.com untuk membantu anda. 


3. Memborong semua Sertifikat! Jika anda seorang kandidat spesial, maka hanya perlu melampirkan sertifikat yang memang relevan dengan posisi yang akan anda lamar. Jadi jangan pernah melampirkan sertifikat juara satu lomba karaoke untuk melamar tenaga teknisi jaringan komputer. 

4. Banyak Salah Ketik. Kesalahan ketik pada surat lamaran, CV atau resume anda mengindikasikan bahwa: Pertama, anda tidak serius apalagi jika sampai salah menuliskan nama perusahaan. Kedua, anda ceroboh. Dari kesalahan itu orang akan menilai bahwa anda adalah orang yang ceroboh dan tidak cermat dalam pekerjaan. Yang paling parah kalau orang menilai bahwa itu adalah indikasi dari kemalasan. Oleh karena itu pastikan untuk membaca ulang sebelum anda mengirim surat lamaran. Sebab surat lamaran adalah kesan pertama anda pada calon bos anda. 

5. Banyak Tip-ex di sana-sini. Ini juga bisa terjadi, jika mengirimkan surat lamaran melalui pos/jasa eskepedisi. Jika memang ada kesalahan tulisan maka benahilah dan tulislah lagi (jika harus memakai tulisan tangan) atau print ulang kalau menggunakan program pengolah kata di komputer. 

6. Menjiplak Template. Sekarang ini sangat mudah sekali mencari contoh surat lamaran , CV atau resume dalam format DOC yang bisa diubah sesuai keinginan (template). Tentu hal ini memudahkan anda, tetapi masalahnya adalah jika anda mencotoh surat lamaran, CV atau resume tersebut secara “plek” apa adanya. Ingat surat lamaran, CV atau Resume bukan undangan nikah, jadi isinya harus berbeda dan sesuai serta terkait dengan setiap posisi yang hendak dilamar, oleh karena itu anda harus benar-benar mengetahui apa yang diinginkan perusahan dan memberikan persyaratan yang diminta. 

7. Menceritakan “Pengalaman Buruk” di tempat kerja yang Lama! Memang kebanyakan hal itu terjadi saat wawancara kerja, tetapi juga tidak menutup kemungkinan ada beberapa perusahaan yang meminta menuliskannya dalam surat lamaran atau CV/Resume alasan anda keluar dari pekerjaan sebelumnya. Jadi, bersikaplah bijak dengan tidak menceritakan pengalaman negatif anda di tempat kerja yang lama. Apalagi dunia saat ini semakin sempit, bisa saja calon bos anda ternyata mengenal pemilik perusahaan atau bos yang anda kritik tersebut.


8. Mengirimkan Beberapa Surat Sekaligus! Ya, sekali lagi surat lamaran kerja bukan undangan nikah! Seharusnya surat lamaran kerja untuk satu perusahaan berbeda dengan perusahaan lainnya. Jangan pernah membuat satu surat lamaran kerja dan hanya mengganti alamat tujuannya. Ini adalah cara yang paling buruk untuk memasarkan diri anda kepada perusahaan. Memang beberapa perusahaan mengijinkan mengirim surat lamaran via lewat email, tetapi harap diingat jangan mengirim satu surat lamaran kepada banyak perusahaan dalam email yang sama dengan cara me-CC atau BCC dalam email anda.


9. Menggunakan Email, blog, akun sosial dengan Bahasa Gaul dan Alay. Anda pasti tidak akan sembrono membuat surat lamaran dengan gaul (tidak standar atau tidak resmi) akan tetapi mungkin ada hal kecil yang anda lupakan ketika menampilkan alamat email atau blog (yang memuat portofolio), akun sosial media anda, dengan nama akun yang “aneh” seperti : cewekcakep@gmail.com, calonorangterkenal@yahoo.com, atau http://orangbeken.blospot.com Jika saat ini anda masih mempunyai alamat email/blog seperti itu, segera buat akun yang baru – boleh saja email atau blog gratisan tetapi jangan sampe memakai nickname yang gaul.


10. Tidak Mencantumkan Posisi yang dilamar dengan Jelas! – Jika untuk keperluan magang di sebuah perusahaan tidak mencantumkan posisi pekerjaan yang dilamar tidak masalah. Akan tetapi saat anda melamar sebuah lowongan pekerjaan, adalah wajib mencantumkan posisi pekerjaan yang jelas. Oleh karena itu pastikan sebelumnya posisi apa yang ditawarkan oleh perusahaan tersebut.


*****

gambar diambil dari http://www.guiaji.com.bo/










7 Hal yang Harus Anda Lakukan Jika Gagal Wawancara Kerja

Rabu, Januari 15, 2014 Add Comment
Ada kalanya tidak semua usaha dan keinginan kita bisa terwujud dengan sesuai dengan harapan kita, termasuk ketika anda mendapat kesempatan untuk wawancara kerja. Anda sudah pasti sudah mempersiapkan mental dan pikiran anda jika tidak lolos dalam wawancara kerja meski sudah berusaha maksimal dan melakukan yang terbaik.

Nah, berikut beberapa hal yang harus anda lakukan jika tidak lolos wawancara kerja.


1. Yakini, bahwa Tuhan telah menyiapkan terbaik yang cocok buat anda.


2. Ucapkan Terima Kasih kepada interviewer anda dengan cara menelpon (bila memungkinkan), mengirim surat atau email dan jika berkenan mintalah mereka memberi tahu “apa kekurangan anda”.


3. Ingatlah – segala hal yang anda alami saat wawancara, mulai pertanyaan, jawaban anda, sampai sikap anda serta respon dan “bahasa tubuh” interviewer anda. Akan lebih baik lagi jika anda menuliskan hal itu untuk pembelajaran anda pada wawancara berikutnya.


4. Segera evaluasi, surat lamaran, resume dan Curriculum Vitae (CV) anda – apakah ada hal-hal yang kurang sesuai dengan yang diinginkan perusahaan.


5. Segera kontak dan bukalah daftar teman-teman yang telah anda kumpulkan saat anda akan dan setelah wawancara kerja. (Silahkan baca di sini dan di sini dan sini )


6. Lakukan “Inventarisasi ulang” – tentang bakat dan kemampuan anda, karena bisa jadi anda berhasil di bidang lain yang kadang tidak sesuai dengan ijazah saat anda sekolah atau kuliah


7. Mulailah untuk mencoba peluang menjadi wirausaha mandiri, dengan modal yang kecil tapi menghasilkan . (Silahkan ikuti terus tips-tips di situs ini)


Demikian 7 Hal yang harus anda lakukan jika anda gagal dalam wawancara kerja. silahkan sampaikan pendapat anda


****
Gambar dari : Forbes